TEKNIK POINTING | PETANQUE
TEKNIK POINTING PADA CABANG OLAHRAGA PETANQUE
Untuk mengawali permainan petang harus melakukan pointing terlebih dahulu. Pointing dalam permainan petang bertujuan untuk mendekatkan bola besi dengan boka. Di Indonesia banyak olahraga tradisional yang mudah untuk dipahami salah satunya adalah olahraga petanque.
Kaki rapat, menggunakan target boka dan menggunakan bola besi adalah ciri khas nya olahraga petanque. Di Indonesia, petanque memiliki induk organisasi yaitu Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI). Petanque Indonesia termasuk olahraga yang mulai berkembang, karena petanque memasuki Indonesia baru tahun 2011 yang di ketuai oleh Bapak Caca Isa Saleh.
Perkembangan olahraga ini sangat cepat sehingga ada banyak event yang diselenggarakan oleh berbagai daerah. Oleh karena itu, tahun 2011 ajang Asian Games Jakarta Palembang, Indonesia sudah mengirim atlet terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.
Untuk nomor pertandingan, olahraga ini memiliki 11 nomor pertandingkan yaitu :
1. Single man dan single woman (1 orang pemain),
2. Double man dan double woman (2 orang pemain dalam setiap nomor),
3. Triple man dan triple woman (3 orang pemain dalam satu tim),
4. Triple Mix (3 alet dalam satu tim yang dibagi dengan 2 orang laki-laki dan 1 perempuan, maupun 2 perempuan dan satu laki-laki).
5. Double mix ( 1 orang pemain laki-laki dan 1 orang perempuan).
Olahraga Petanque mempunyai dua teknik dasar, yang pertama adalah teknik pointing yaitu teknik menghantarkan bola besi (bosi) sedekat mungkin dengan bola kayu (boka) sebagai target. Sedangkan teknik Shooitng adalah teknik yang bertujuan untuk menjauhkna bosi lawan dengan boka.
Segala bentuk permulaan permainan dimulai dari dalam lingkaran berdiameter 50 centimeter atau yang biasa disebut circle. Dari beberapa pernyataan diatas, dapat kita simpulkan bahwa Petanque merupakan salah satu cabang olahraga yang dimainkan oleh 2 tim, dengan tujuan mendekatkan bosi kita sedekat munkin dengan boka dan menjauhkan bosi lawan sejauh mungkin dari boka untuk memperoleh poin dan semua dilakukan dari dalam circle dengan jarak 6 – 10 meter.
Teknik pointing dalam olahraga Petanque merupakan induk permainan dan sangat penting sehingga setiap pemain harus menguasi dengan sempurna. Dalam pointing terdapat 3 jenis, yaitu rolling, half lob, dan lob. Setelah di amati dari atlet berbagai negara di dunia, terutama di Asia Tenggara untuk melakukan pointing bisa dilakukan dengan cara jongkok dan berdiri.
Untuk Indonesia sendiri yang memiliki postur tubuh yang tidak terlalu tinggi bisa menyesuaikan teknik yang akan digunakan untuk melakukan pointing. Seringkali di Indonesia untuk melakukan pointing jarak pendek sering didominasi dengan melakukan pointing jongkok. Akan tetapi ada juga yang melakukan pointing dengan berdiri sesuai dengan tingkat kenyamanan atlet.
Untuk arak jauh bisa dilakukan dengan berdiri dan jongkok akan tetapi banyak atlet menggunakan teknik berdiri untuk jarak jauh. Akan tetapi, dilihat dari fisik tubuh atlit Indonesia berbeda dengan Thailand dan Prancis. Di negara tersebut seorang pointer melakukan pointing dengan jongkok karena mereka lebih nyaman dengan teknik tersebut.
Untuk jarak jauh pun mereka lebih nyaman melakukan pointing dengan jongkok. Oleh karena banyak nya perbedaan di setiap negara, maka peneliti akan meneliti tentang lebih efektif jongkok atau berdiri untuk melakukan pointing jongkok dan berderi untuk jarak 7 dan 9 meter.
Teknik dasar dalam permainan petanque antara lain :
a. Lemparan Untuk Menuju Titik Sasaran (Throwing for pointing) Roll, ( Lemparan dengan menggelindingkan bola ke tanah) Soft-Lob, ( Lemparan Stengah Parabol) High-Lob, (Lemparan Tinggi Parabol).
b. Lemparan untuk menembak (Throwing for shooter) Shot On The Iron, Shot Shot, Ground Shot.
Adapun perlengkapan yang harus dipenuhi dalam permainan Petanque: Lapangan datar panjang 15M dan lebar 4M Bola besar dari besi berat sekitr 700 gr Bola kecil (Boke) dari kayu diameter 30mm Lingkaran untuk melempar/jembak dari rotan/ ban bekas diameter 50 cm.
Cara bermain atau peraturan cabang olahraga petanque diantaranya sebagai berikut : Petanque dapat dimainkan 1 lawan 1, 2 lawan 2, dan 3 lawan 3 Pa/Pi atau mix( tidak ada batas usia) Tiap pemain memegang 3 BOULE kecuali main 3 lawan 3 bolanya 2 Bermain diawali dengan “Tos”, pemenang tos dipersilahkan melempar boke dari dalam lingkaran yang disimpan disalah satu sisi lapangan dengan jarak lemparan minimal 6 meter maksimal 10 meter, diberi kesempatan 3x apabila belum memenuhi jarak tersebut atu gagal. lawan yang melakukan lemparan. Setelah boke (bola kecil) dilempar, selanjutnya pemenang undian melempar Boule ( Bola besar) sedekat mungkin ke boke Selanjutnya giliran lawan melempar, bisa mengarah semakin dekat ke boke atau bisa mengenai bola lawan hingga jauh Regu yang paling jauh boge nya ke boke, itu yang main terus sampai habis atau sampai lebih dekat boge kita dari lawan. Skor dihitung sampai 13 poin, siapa saja regu yang pertama mendapatkan poin 13 dialah yang menang.

Komentar
Posting Komentar